Kecerdasan buatan untuk meperkirakan umur manusia

Kecerdasan buatan untuk meperkirakan umur manusia

Hasil gambar untuk dokter cantik pasien rumah sakit
Seorang dokter membimbing pasien anak. (Foto: liputan6)

Dalam perkembangan teknologi manusia mulai melakukan banyak perubahan yang begitu luar biasa. Salah satunya perihal kecerdasan buatan yang diklaim menjadi salah satu perkembangan teknologi yang paling fenomenal abad ini. Salah satu perkembangan kecerdasan buatan yang begitu unik adalah mampu memperkirakan batas usia seseorang.

Tim peneliti dari Universitas Stanford belakangan mengembangkan sistem yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang bisa memprediksi waktu wafat seseorang. Sistem ini berupaya meminimalkan pengaruh emosi dan optimisme yang dimiliki dokter saat memperkirakan sisa umur pasien.

Meski terkesan tidak mungkin, namun tim peneliti mengklaim telah mencatatkan akurasi perkiraaan mencapai 90 persen dibandingkan analisa dokter.

Tim peneliti mengungkap penyebab dokter cenderung meleset dalam memperkirakan kapan seseorang wafat. “Organisasi penyedia layanan kesehatan memiliki prioritas untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien rawat inap jelang akhir hayatnya. Hasil penelitian menjelaskan dokter cenderung berestimasi terlalu tinggi dalam mengukur waktu meninggalnya seorang pasien.”

Hasil riset ini didokumentasikan dalam sebuah laporan berjudul “improving palliative care with deep learning”. Ini akan membantu di saat yang akan datang guna mengevaluasi kondisi kesehatan seseorang dan memprediksi batas usia manusia. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya

*Bagas Raga

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: