Kapital boost merambah pembiayaan berkonsep syariah islam

Kapital boost merambah pembiayaan berkonsep syariah islam

Kapital Boost
Founder: Erly Witoyo, Ronald Wijaya, dan Umar Munsh

JAKARTA – Ekonomi islam mulai memilki gaung guna mengembangkan perekenomian suatu bangsa. Hal ini disadari oleh salah satu perusahaan fintech bernama kapital boost. Mereka menyatakan akan merambah pembiyaan berkonsep syariah islam. Sebagai perusahaan fintech yang menggunakan peran digital, keberadaan kaptial boost saat ini sudah sangat diperhitungkan diliat dari cara mereka mengakselerasi eknomi nasional.

“Kami percaya penggunaan teknologi dalam menyediakan solusi keuangan yang praktis dapat mengakselerasi pergeseran ke keuangan syariah dari konvensional,” ujar CEO Alami Bembi Juniar di Jakarta, Jumat, (2/2).

Pihaknyapun mengakui pergerakkan pembiayaan syariah di Indonesia begitu masif. Disamping itu tapi masih terkendalanya soal paradigma masyarakat yang masih menggunakan pembiayaan konvensional dan belum memiliki pengetahuan akses mumpuni perihal pembiayaan syariah islam.

“Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Kapital Boost, mengingat latar belakang profesional dan visi serupa untuk mendorong pengembangan keuangan Islam. Ini adalah momentum yang sangat bagus bagi kami, setelah berhasil mengumpulkan dana, dan sebelum itu, terpilih sebagai runner-up di INSEAD Venture Competition,” jelas Bembi.

Sementara itu Kapital Boost selama ini membantu UKM yang membutuhkan pembiayaan dengan investor global yang mencari peluang investasi berbasis syariah. Perusahaan menawarkan pembiayaan pembelian aset melalui struktur Murabaha (cost plus margin) dan Pembiayaan Faktur melalui Qard (pinjaman tanpa bunga) dan struktur Wakalah (agensi). Kapital Boost pun telah mendanai sekitar 50 kampanye UKM di seluruh Indonesia, Singapura, juga Malaysia.

Penulis Bagas Raga

 

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: