Indonesia memainkan peran kunci di pasar stainless steel dunia

Indonesia memainkan peran kunci di pasar stainless steel dunia

Gudang baja PT Krakatau Steel

kabar-energi.com – Dalam laporan Bureau of International Recycling (BIR), ketua komite daur ulang stainless steel, Van Kleef mengatakan bahwa pengiriman stainless steel dari Indonesia ke China telah muncul sebagai faktor penting di pasar sejak Agustus tahun lalu.

Permintaan di Asia telah menurun di awal tahun 2018, dengan pabrik di Taiwan, Korea Selatan dan Jepang hanya membeli pasokan kecil dalam kontrak jangka panjang. Situasi ini nampaknya akan tetap tidak berubah menjelang kuartal kedua.

Indonesia bisa melampaui India sebagai produsen baja stainless terbesar kedua di dunia selama beberapa tahun mendatang. Di India sendiri, pemerintah telah mulai melepaskan pengembalian pajak dan tugas yang tertunda ke industri yang menyebabkan beberapa pembayaran tertunda secara drastis ke pemasok baja.

Kelompok Tsingshan group yang terus berkembang di China saat ini terlibat dalam proyek senilai 2,3 miliar dolar AS untuk membangun pabrik peleburan terpadu di negara bagian Gujarat, dengan kapasitas minyak mentah mentah tahunan yang dilaporkan sebesar 2 juta ton sekali selesai dalam lima sampai enam tahun dari sekarang. Tsingshan lebih suka memproduksi baja tahan karat dengan NPI daripada dengan skrap stainless.

Di Amerika Serikat, produksi potongan industri telah sangat tinggi, sedangkan arus skrap usang telah melemah oleh kondisi cuaca buruk dan kurangnya aktivitas pembongkaran. Permintaan dari pabrik stainless dilaporkan sehat baik di Amerika Serikat maupun Eropa. [na]

 

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: