Microsoft bangun data center dengan tenaga surya di Singapura

Microsoft bangun data center dengan tenaga surya di Singapura

sunseap jurong HDB
Panel sinar matahari di flat Perumahan & Pembangunan. Singapura bertujuan untuk memiliki tenaga surya 350MW yang terpasang pada tahun 2020. (Sunseap)

kabar.energi.com – Microsoft Corp. mengatakan pada hari Kamis (1/3) bahwa pihaknya akan membeli tenaga surya dari Grup Sunseap di Singapura, kesepakatan energi terbarukan pertama perusahaan teknologi di Asia.

Microsoft akan membeli 100 persen listrik yang dihasilkan dari proyek tenaga surya berkapitalisasi 60 megawatt Sunseap selama 20 tahun untuk operasi data Singapura, perusahaan perangkat lunak tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan. Proyek Sunseap terdiri dari susunan panel surya di ratusan atap di seluruh kota.

“Kesepakatan ini adalah kesepakatan energi terbarukan pertama Microsoft di Asia, dan merupakan pengumuman energi bersih internasional ketiga kami, menyusul dua energi tenaga angin yang diumumkan di Irlandia dan Belanda pada 2017,” kata Christian Belady, general manager, strategi dan arsitektur infrastruktur Microsoft.

Microsoft mengatakan bahwa pihaknya berada di jalur yang melampaui tujuannya untuk mengalirkan 50 persen muatan data center global dengan energi terbarukan tahun ini.

“Setelah beroperasi, proyek surya baru akan membawa total pengadaan dalam proyek energi terbarukan menjadi 860 megawatt,” kata Belady.

Proyek surya sedang dibangun dan akan beroperasi pada akhir tahun, kata perusahaan tersebut. [ET/na]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: