China Luncurkan Stasiun Luar Angkasa Baru pada 2020

kabar-energi.com – China mengumumkan rencana untuk membangun stasiun luar angkasa baru dan ditempatkan di orbit pada 2020.

Menurut duta besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pembangunan stasiun luar angkasa sudah berlangsung dan akan terbuka bagi para ilmuwan di seluruh dunia dan siap digunakan pada 2022.

Seperti Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), Stasiun Luar Angkasa Cina akan mengorbit 250 mil (400 km) di atas Bumi. China berharap stasiun luar angkasa akan beroperasi sekitar satu dekade, membantu astronot selama 180 hari kerja.

“Stasiun luar angkasa China tidak hanya China, tetapi juga dunia. Semua negara, terlepas dari ukuran dan tingkat perkembangannya, dapat berpartisipasi dalam kerja sama dengan pijakan yang sama,” kata Duta Besar China untuk PBB Shi Zhongjun, dikutip dari Daily Mail , Minggu (6/3/2018).

Amerika Serikat awalnya melarang Cina berpartisipasi dalam proyek ISS, yang dijalankan oleh European Space Agency, Kanada, Rusia dan Jepang.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump berpikir tentang privatisasi Stasiun Luar Angkasa Internasional, menurut dokumen NASA yang diperoleh oleh Washington Post pada Februari.

Gedung Putih ingin menghentikan pendanaan untuk ISS setelah 2024 dan sedang mengerjakan rencana transisi untuk diserahkan ke industri swasta.

“NASA akan memperluas kemitraan internasional dan komersialnya selama tujuh tahun ke depan untuk memastikan akses dan kehadiran manusia yang berkelanjutan di orbit Bumi yang rendah,” kata dokumen itu.

Akan ada kemungkinan mengembangkan dan mendewasakan entitas komersial dan kemampuan yang akan memastikan bahwa penerus komersial untuk ISS beroperasi saat diperlukan. [NN/na]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: