Masih Berlanjut, Pencarian Kapal Tanker Minyak Kelapa Sawit yang Hilang di Laut Jawa

kabar-energi.com – Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) masih berusaha menemukan kapal tanker, yang dilaporkan menghilang antara Sampit, Kalimantan Tengah, dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Namse Bangdzod, yang mengangkut minyak sawit mentah, telah berangkat dari Sampit pada 27 Desember. Namun, kehilangan kontak dengan Kantor Otoritas Pelabuhan Sampit (KSOP) di suatu tempat di sekitar Karawang. Kapal tanker itu terdiri dari 11 anggota awaknya dan seorang kapten.

Kepala patroli dan keamanan berlayar KSOP Sampit, Baslan Damang, mengatakan telah menyiarkan manifes kapal tanker itu melalui radio laut.

“Kami berharap bahwa pelaut atau nelayan akan melihat kapal tanker dan melapor kembali kepada kami,” katanya, Selasa (8/1).

Menurut dia, kantor otoritas pelabuhan bekerja sama dengan Basarnas berusaha menemukan kapal tanker itu. Pencarian telah dilakukan dari Muara Angke ke Tanjung Priok.

Baslan menolak untuk berspekulasi tentang mengapa kapal tanker itu hilang.

“Kami masih menunggu pembaruan tentang kondisi kapal tanker itu, jadi tolong jangan berspekulasi bahwa itu telah dibajak,” katanya.

Sementara itu, Asosiasi Produsen Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat bahwa kinerja ekspor industri minyak sawit lokal telah menurun sepanjang November tahun lalu, ketika harga turun menjadi US $ 473,60 per metrik ton. [JP/NA]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: