Kerjasama Aramco dan Pertamina Proyek Kilang Minyak di Cilacap

kabar-energi.com – Presiden Joko Widodo  dalam kunjungan kerjanya ke Arab Saudi menerima kunjungan Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi Khalid Al-Falih di Royal Guest House, Riyadh, Minggu, 14 April 2019 dalam rangka menindaklanjuti kerja sama Aramco-Pertamina menggarap kilang Cilacap, Jawa Tengah.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi yang juga mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut mengatakan, Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah reformasi yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, sehingga membuat perusahaan-perusahaan Saudi Arabia ingin bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia.

“Salah satu diskusi adalah tentang kerjasama antara Aramco dan Pertamina untuk kilang minyak Cilacap,” ujar Retno, Senin (15/4/2019).

Beberapa pembicaraan juga sudah dilakukan dan kunjungan langsung Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia, pada Februari 2017.

Proyek investasi pengembangan kilang Cilacap, Jawa Tengah, oleh Arab Saudi tak kunjung menemukan titik terangnya. Padahal, nota kesepahaman antara dua perusahaan migas pelat merah Pertamina sudah dibuat sejak Mei 2016.

Pihak Kerajaan telah menjanjikan pengembangan kilang minyak (Refinery Development Master Plan/RDMP) senilai $6 miliar AS atau setara Rp84 triliun di lahan yang saat ini dikelola PT Pertamina Tbk tersebut.

Tapi, ada sejumlah persyaratan dalam investasi tersebut, di antaranya adalah tentang insentif seperti tax holiday, lahan, dan penyerahan aset ke anak perusahaan. [MNR]

 

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: