Sering Banjir dan Longsor, Bupati Akan Evaluasi PLTA Musi Dan Tambang

kabar-energi.com – Masih melekat diingatan kita bencana Banjir dan longsor yang mengakibatkan puluhan nyawa melayang di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Jum’at (26/4) lalu.

Tak hanya mengakibatkan puluhan nyawa melayang dalam kejadian tersebut, beberapa rumah milik warga, fasilitas sekolah serta infrastruktur juga rusak berat.

Belum sampai satu bulan setelah bencana tersebut, Rabu (15/5) sore kemarin. banjir kembali terjadi di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Semidang dan Kecamatan Talang Empat.

Meskipun hanya merendam beberapa rumah, badan jalan dan tidak menimbulkan korban jiwa, banjir yang terjadi cukup untuk membuktikan bahwa Benteng sudah masuk daerah darurat banjir. Itupun menyusul hujan selang beberapa jam, namun debit air sungai cepat naik.

Menindakklanjuti hal tersebut Bupati Benteng, Ferry Ramli akan segera mengevaluasi apa penyebab dari banjir tersebut.

Dikatakannya, Pembangkit Listik Tenaga Air (PLTA) Musi yang berada di Desa Susup, dan Tambang yang ada di Benteng akan menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi serta Kementerian.

“Ini harus kami evaluasi lagi kami akan kami tinjau ulang mulai dari PLTA Musi, Tambang serta sungai-sungai yang tersumbat. Nanti saya akan ajak tim baik dari pemkab, provinsi maupun pemerintah pusat kementerian,” kata Bupati, Kamis (16/5) saat meninjau lokasi banjir di Desa Lagan Bungin Kecamatan Semidang Lagan Benteng.

“Kalau tim ini sudah kita turunkan jadi kita akan tahu apa penyebabnya, dan kalau hujan turun selama 2-3 hari bagaimana solusinya agar daerah kita ini tidak banjir. Sehingga kedepan akan terhindar dari bencana yang seperti ini,” demikian Bupati. [RMOL/MNR]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: