Simak Cuan Saham Jelang Libur Panjang Lebaran

An employee walks in front of an electronic board at the Indonesia Stock Exchange (IDX) in Jakarta, Indonesia August 22, 2016. Picture taken August 22, 2016. REUTERS/Iqro Rinaldi

kabar-energi.com – Bursa saham domestik mengakhiri perdagangan pada Selasa kemarin (28/5/2019) dengan pelemahan sebesar 1,08% ke level 6.033,14, meski di awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan sempat ditransaksikan di zona hijau.

Kinerja IHSG berbanding terbalik dengan mayoritas bursa saham utama kawasan yang justru ditransaksikan menguat: indeks Nikkei naik 0,37%, indeks Shanghai naik 0,61%, indeks Hang Seng terkerek 0,38%, dan indeks Kospi naik 0,23%.

Bagaimana dengan perdagangan pekan ini, simak saham-saham berikut ini :

Mega Capital Sekuritas – Profit Taking Jelang Lebaran 
Pelemahan IHSG dipicu oleh aksi profit taking setelah penguatan IHSG dalam 3 hari berturut-turut menjelang libur panjang Lebaran.

Adapun bursa Wall Street di AS melemah dengan indeks DJIA turun 0,93%, S&P 500 turun 0,84% dan Nasdaq juga minus 0,39%. Pelemahan ini dipicu kecemasan bahwa perang dagang yang berkelanjutan antara AS dan China akan menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Hari ini IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif cenderung melemah terbatas pada kisaran 5.985 – 6.080.

Saham pilihan:
BRPT
INDY
WSBP
MEDC 

Pilarmas Investindo Sekuritas – Imbal Hasil Obligasi AS Turun 
Sentimen perdagangan hari ini bersumber dari para pelaku pasar dan investor di AS, bahwa ada prediksi pemotongan tingkat suku bunga acuan The Fed tahun ini. Hal ini disebabkan adanya kurva imbal hasil yang menunjukkan resesi di AS.

Imbal hasil antara obligasi berjatuh tempo 3 bulan dengan 10 tahun semakin menunjukkan spread yang kian dalam atau terjadi inversi, dan menuju level terendah dalam 19 bulan terakhir.

Turunnya imbal hasil obligasi US Treasury menunjukkan bahwa para pelaku pasar dan investor mulai mencari investasi yang lebih aman. Hal ini semakin diperparah dengan komentar Presiden AS Donald Trump kemarin kepada China yang mengatakan bahwa Amerika tidak siap melakukan kesepakatan dagang dengan China. Secara teknikal, saat ini IHSG memiliki peluang bergerak melemah dan diperdagangkan pada level 6.000 – 6.070.

Saham pilihan:
SIDO
TRAM
MCAS
BBCA 

MNC Sekuritas – Koreksi Lanjutan IHSG 
IHSG ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 1,1% ke level 6.033. MNC memperkirakan IHSG berada pada awal wave (v) korektif, di mana IHSG minimal akan terkoreksi ke area 5.900 dan diperkirakan dapat menuju area 5.700. Hari ini, IHSG diperkirakan bergerak pada level batas bawah (support) 5.950 – 5.750 dan batas atas (resisten) 6.150 – 6.200.

Saham pilihan:
UNVR
TBIG
PTBA
PGAS 


Indosurya Sekuritas – Konsolidasi Wajar IHSG 

Menjelang libur panjang Lebaran membuat para investor jangka pendek dan trader cukup menjaga jarak hingga berakhirnya libur panjang, hal ini membuat pola gerak IHSG berada dalam kondisi konsolidasi wajar. Peluang koreksi dapat dimanfaatkan oleh investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi pembelian dengan harapan capital gain yang cukup besar, mengingat kondisi perekonomian negara yang masih terjaga dengan baik. Hari ini IHSG diperkirakan bergerak pada level 5.918 – 6.123.

Saham pilihan:
ASII
JSMR
ASRI
HMSP

[05/CNBC Indonesia]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: