Lowongan Kerja Lembaga Sensor Film Indonesia 2019

Lembaga Sensor Film (LSF) adalah sebuah lembaga yang bertugas menetapkan status edar film bioskop, film televisi, sinetron, acara televisi dan iklan di Indonesia. Sebuah film atau acara televisi hanya dapat diedarkan jika dinyatakan “lulus sensor” oleh LSF. LSF juga mempunyai hak yang sama terhadap reklame-reklame film, misalnya poster film. Selain tanda lulus sensor, lembaga sensor film juga menetapkan penggolongan usia penonton bagi film yang bersangkutan.

Lembaga Sensor Film Republik Indonesia
Jalan M.T. Haryono Kavling 47-48, Jakarta Selatan 12770
Telp. (021) 7902971 – 79191129 Fax. (021) 7902971 ext. 222 email : sekretariat@lsf.go.id
FBpage : @lembagasensor.RI     Twitter & IG : @lsf_ri

Visi dan Misi Lembaga Sensor Film RI

Visi

Terbangunnya Lembaga Sensor Film  yang independen, tangguh dan profesional dalam melindungi masyarakat dari pengaruh negatif film dan mendorong berkembangnya perfilman nasional yang berdaya saing sesuai tata nilai budaya bangsa yang unggul

Misi

      1. Merevitalisasi sistem kelembagaan dan sumber daya manusia Lembaga Sensor Film yang mandiri dan profesional serta berkarakter sehingga menjadi lembaga yang benar-benar independen.
      2. Melengkapi infrastruktur sarana dan prasarana sensor sesuai tuntutan perkembangan teknologi.
      3. Mendorong produktivitas usaha perfilman yang lebih bermutu sesuai dengan tata nilai budaya bangsa.
      4. Mensosialisasikan pedoman dan kriteria film kepada para pemilik film untuk membuat film bermutu.
      5. Memotivasi masyarakat untuk melakukan sensor mandiri (self-cencorship)
      6. Membentuk Lembaga Sensor Film Perwakilan yang berkedudukan di ibu kota provinsi.
      7. Melakukan kajian penyiapan peraturan perundang-undangan untuk penerapan sensor.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2014 tentang Lembaga Sensor Film, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menerima Calon Anggota Lembaga Sensor Film dan Tenaga Sensor Tahun 2019

A. PERSYARATAN UMUM CALON ANGGOTA LEMBAGA SENSOR FILM :

1. WNI berusia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 70 tahun pada saat pendaftaran;

2. Pendidikan minimal S1/D4, diutamakan S2;

3. Setia kepada Pancasila dan UUD RI Tahun 1945;

4. Bukan berstatus PNS;

5. Memahami asas, tujuan, dan fungsi perfilman;

6. Memiliki kecakapan dan wawasan dalam ruang lingkup tugas penyensoran;

7. Diutamakan memiliki pengalaman kerja atau penugasan yang berkaitan dengan perfilman; dan

8. Anggota terpilih harus melaksanakan tugasnya secara penuh waktu.

A. PERSYARATAN UMUM CALON TENAGA SENSOR :

1. WNI berusia paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 50 tahun pada saat mendaftar;

2. Pendidikan minimal D3, diutamakan S1/D4;

3. Bukan berstatus PNS;

4. Setia kepada Pancasila dan UUD RI Tahun 1945;

5. Memahami asas, tujuan, dan fungsi perfilman;

6. Memiliki kompetensi di bidang penyensoran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

7. Memiliki pemahaman tentang perkembangan budaya daerah, nasional, dan internasional;

8. Mampu melakukan penilaian terhadap isi film; dan

9. Tenaga sensor yang terpilih harus melaksanakan tugasnya secara penuh waktu.

C. JADWAL KEGIATAN :

Tahapan proses seleksi terbuka Anggota Lembaga Sensor Film dan Tenaga Sensor Kemendikbud dilaksanakan sebagaimana info di bawah ini.

1. Pengumuman: Rabu, 22 Mei- Selasa, 18 Juni 2019

2. Pendaftaran dan Penerimaan berkas lamaran: Rabu, 22 Mei- Selasa, 18 Juni 2019

3. Pengumuman hasil seleksi administrasi: Kamis, 20 Juni 2019

4. Seleksi lanjutan (asesmen) dan penulisan makalah: Selasa-Rabu, 2-3 Juli 2019

5. Wawancara akhir: Senin-Rabu, 22-24 Juli 2019

Info dan Persyarataan dapat di klik dihttp:/mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/seleksi-lsf

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: