Hadapi Persaingan, 6 Emiten Ini Resmi Ganti Usaha

kabar-energi.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak enam emiten resmi mengubah klasifikasi sektor industri dan berlaku efektif mulai perdagangan pada Senin 1 Juli 2019 ini.

Keenam perusahaan tersebut yakni PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. (IKAI), PT Trada Alam Minera Tbk. (TRAM), PT Capitalinc Investment Tbk. (MTFN), PT Rimo International Tbk. (RIMO), PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS).

“Perubahan sektor industri ini berlaku efektif pada 1 Juli 2019,” kata Irvan Susandy, Kadiv Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dan Verdi Ikhwan, Kadiv Riset BEI, dalam pengumuman, dikutip Senin (1/7/2019).

Selain pergantian usaha, BEI juga melakukan penyesuaian perusahaan tercatat yang masuk dalam perhitungan indeks sektoral. Saat ini BEI membagi klasifikasi saham sektoral sebanyak sembilan sektor.

Intikeramik awalnya fokus pada bisnis keramik, porselen dan kaca dan masuk di sektor Industri Dasar dan Kimia. Kini perusahaan fokus pada bisnis restoran, hotel, dan pariwisata dan masuk sektor Perdagangan, Jasa, dan Investasi.

Trada Alam Minera juga mengganti bisnis utamanya menjadi pertambangan baru bara dari sebelumnya transportasi laut atau pelayaran.

Sektornya juga berubah menjadi Pertambangan dari sebelumnya sektor Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi.

Capitalinc juga masuk ke sektor Pertambangan, dengan spesialisasi pertambangan minyak dan gas bumi (migas). Sebelumnya emiten berkode saham MTFN ini bergerak di sektor Keuangan dan fokus pada bidang inventasi dan lain-lalin.

Adapun Rimo masuk ke sektor Properti, Real Estat dan Konstruksi Bangunan dari sebelumnya sektor Perdagangan, Jasa dan Investasi. Rimo yang dimiliki pengusaha Benny Tjokrosaputro ini awalnya adalah emiten perdagangan eceran dan ritel yang kini masuk properti.

Emiten lain yakni Marga Abhinaya juga masuk ke sektor Properti dan Real Estat dan Konstruksi Bangunan. Sebelumnya emiten berkode saham MABA ini masuk sektor Perdagangan, Jasa, dan Investasi, dengan fokus pada bisnis restoran, hotel, dan pariwisata.

Terakhir, Bumi Resources Minerals masuk menjadi emiten Pertambangan yakni batu bara dari sebelumnya pertambangan mineral dan masuk kategori perusahaan investasi. [05/ CNBC Indonesia]

 

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: