Pekerja Tambang di Samarinda Kaltim Tertimbun Tanah Bersama Alat Berat

kabar-energi.com – Dua pekerja perusahaan tambang batubara di kawasan Makroman, Samarinda Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, tertimbun tanah longsor bersama alat beratnya. Sampai siang ini, kedua korban masih dalam pencarian.

Peristiwa itu terjadi Minggu (30/6) dini hari kemarin, sekira pukul 02.40 WITA. Dua korban yang dikabarkan sebagai operator alat berat, Ferdinan (29) dan Naorman (55), sedang melakukan pekerjaan di lokasi.

Diduga akibat kondisi tanah tebing di atasnya labil, mengalami longsor dan menimbun kedua operator bersama alat berat ekskavatornya. Tim Emergency Response Team (ERT) perusahaan, yang melakukan pencarian, belum berbuah hasil.

Satu orang rekan dari Ferdinan dan Naorman, Fungki (27), selamat dari insiden maut itu. Polisi bergegas ke lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan Fungki.

“Kejadian itu benar. Dari kemarin, tim Reskrim Polres dan Polsek, sudah bergerak ke lokasi,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, Senin (1/7).

Selain itu juga, lanjut Vendra, kepolisian juga membantu upaya pencarian korban. “Ada 2 korban, dan korban tertimbun cukup dalam ya. Sehingga memang perlu alat berat untuk pertolongan pertama,” ujar Vendra.

“Iya, tertimbun bersama alat beratnya sekitar jam 3 pagi. Kalau dari laporan awal kami terima, sedang tidak ada pekerjaan sebelum kejadian,” tambah Vendra.

Kepolisian sendiri, menurut Vendra, sudah mengindentifikasi nama perusahaan, yang mempekerjakan kedua pekerja itu. “Saksi sementara 1 orang pekerja yang selamat. Sampai sekarang, keduanya masih dicari tim SAR gabungan,” demikian Vendra. [05/Merdeka]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: