Juli 2019 Harga Batubara Indonesia Turun 11 Persen Menjadi US$71,9

kabar-energi.com – Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan harga batu bara acuan (HBA) senilai US$71,92 per ton untuk periode Juli 2019, dimana posisi itu turun 11,73% dibandingkan dengan US$81,48 per ton pada Juni 2019.

Agung Pribadi Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM  mengungkapkan pelemahan HBA bulan ini disebabkan oleh berkurangnya permintaan pasar terhadap pasokan batu bara.

Penurunan permintaan tersebut utamanya terjadi karena kebijakan pembatasan impor batu bara dari China dan India, termasuk Rusia yang juga mulai menjual batubara ke Asia

“Adanya pembatasan impor batu bara oleh India karena ada beberapa pabrik keramik yang ditutup sementara karena masalah lingkungan. China juga meningkatkan produksinya untuk memenuhi kebutuhan domestik,” ujar Agung Kamis (4/7/2019)

HBA  tersebut diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 117 / K30 / MEM / 2019 tentang referensi harga untuk mineral, logam dan batubara.

Empat variabel yang menentukan HBA, yakni Indeks Batubara Indonesia (ICI), Indeks Ekspor Newcastle (NEX), Indeks Newcastle Global Coal (GCNC) dan Platss 5900.

Tren HBA yang merosot sebenarnya telah terjadi sejak September 2018 lalu. Kala itu, HBA masih dipatok senilai US$104,81 per ton.

Pada Agustus 2018, HBA masih tercatat $ 107,83 per ton. [05]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: