Dampak Sawit Dunia, Indonesia Kena Tarif Anti-Subsidi dari Uni Eropa

kabar-energi.com – Kabar Uni Eropa akan menerapkan tarif bea masuk anti-subsidi (BMAS) antara 8-18% terhadap produk impor biodiesel dari Indonesia yang menambah deretan sentimen negatif ekspor minyak kelapa sawit (CPO) dan produk turunannya pada tahun ini.

Komisi Eropa telah memulai investigasi anti-subsidi pada bulan Desember tahun lalu menyusul keluhan dari Dewan Biodiesel Eropa pada awal 2018, dimana Biodiesel dari Indonesia sebagian besar terbuat dari minyak kelapa sawit

Usulan Uni Eropa untuk mengenakan bea anti subsidi pada biodiesel Indonesia adalah bagian dari “grand design” untuk memblokir minyak kelapa sawit

“Ini adalah grand design yang terstruktur, sistematis, dan masif, intinya adalah mereka tidak ingin minyak nabati yang diproduksi dari Eropa disaingi oleh minyak nabati yang diproduksi oleh negara-negara tropis, ” kata Pradnyawati, Direktur Keamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan Indonesia, Jum’at (26/7/2019)

Ada bukti UE yang menunjukkan bahwa produsen Indonesia mendapat manfaat dari subsidi dalam bentuk pembiayaan ekspor, keringanan pajak dan penyediaan minyak kelapa sawit, bahan baku utama, dengan harga yang sangat rendah.

UE mulai menggunakan biodiesel dari negara Argentina dan Indonesia pada 2012 lalu dan memberlakukan bea masuk anti dumping pada perusahaan dari kedua produsen utama pada 2013.

Namun, para eksportir memenangkan gugatan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan Pengadilan Eropa. Hal ini mendorong UE untuk menghapus bea masuk atas sebagian besar impor biodiesel yang mengakibatkan terjadinya lonjakan impor.

Pada tahun 2018, Indonesia mengekspor 807.439 ton biodiesel ke negara-negara Uni Eropa, seperti Spanyol, Belanda dan Italia

Eksportir biodiesel Indonesia mengajukan bantahan ke tuduhan pada hari Jumat, kata Pradnyawati. Sementara pemerintah Indonesia sedang menunggu dokumen resmi tentang penentuan awal UE sebelum mengirimkan tanggapan.

Pengenaan tarif BMAS ini masih sementara, sembari menunggu kesimpulan penyelidikan Uni Eropa, dan diberlakukan mulai 6 September mendatang. BMAS permanen yang mengikat selama lima tahun ke depan rencananya akan berlaku mulai 4 Januari 2020. [05]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: