Proyek IDD Chevron dan SKK Migas Masih Tahap Diskusi

kabar-energi.com – Regulator minyak dan gas Indonesia Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengatakan segera mempercepat pembicaraan dengan Chevron Corp mengenai rencana pengembangan (PoD) proyek ultra laut dalam atau Indonesia Deepwater Development (IDD) untuk memenuhi target onstream 2024.

Pemerintah sedang bernegosiasi dengan perusahaan minyak AS, serta mitranya ENI Italia dan Sinopec China, dalam menyelesaikan rencana pengembangan yang akan direvisi, dimana proyek ini memiliki kapasitas 920 juta kaki kubik gas alam dan 30.000 barel kondensat per hari.

“Kami terus mendorong, kami bertemu dengan Chevron, dengan ENI, tetapi belum dengan Sinopec. Kami ingin mengatur diskusi sehingga masalah ini dapat segera diatasi, ” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Rabu (24/7/2019)

Soetjipto juga menambahkan bahwa pemerintah siap untuk memberikan perjanjian awal untuk memperpanjang kontrak bagi hasil, diaman dua kontrak akan berakhir pada 2027 dan 2028.

Chevron mulai berproduksi di ladang Bangka pada 2016 dan kemudian mengajukan revisi untuk fase kedua pengembangan  untuk mengekstraksi gas dari ladang Gendalo dan Gehem.

Soetjipto mengatakan proyek ini diharapkan dapat memasok gas ke pabrik LNG Bontang di Kalimantan Timur. [05]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: