Sukses B30, Jokowi Ingin Segera Loncat ke B50

Petugas mengisi bahan bakar B30 saat peluncuran Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel, di Jakarta, Kamis (13/6/2019). (Bisnis)

kabar-energi.com – Kebijakan tentang pemanfaatan biodiesel 20% atau B20 sejak 2018 lalu membuat hasil yang cukup signifikan bagi ekonomi RI, sehingga Presiden Jokowi ingin meningkatkan porsi diesel yang dicampur dengan minyak sawit mentah (CPO) dari 20 persen saat ini (B20) menjadi 30 persen (B30) mulai Januari 2019 hingga menjadi 50 persen (B50) oleh akhir tahun 2020.

“Saya menginginkannya sehingga pada Januari 2020, kami sudah pindah ke B30. Dan pada akhir 2020, kami akan melompat ke B50, kita perlu mengantisipasi tekanan pada CPO dengan menaikkan permintaan domestik dan agar kita dapat memiliki posisi tawar yang baik, baik dengan Uni Eropa atau pihak lain yang mencoba melemahkan posisi kita.” ujar Jokowi, saat Rapat Terbatas soal evaluasi pelaksanaan mandatory biodiesel di kantornya, Senin (12/8/2019)

langkah ini sebagai upaya menurunkan biaya impor minyak yang berdampak pada neraca perdagangan Indonesia, disamping menghasilkan permintaan domestik untuk CPO di tengah ketidakpastian eksternal yang mempengaruhi harga CPO

Dalam persolaan kebijakan UE mengenai biodiesel, produk turunan CPO, menyoroti kebijakan pemerintah Indonesia memberikan subsidi kepada produsen biodieselnya, seperti dari Dana Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia (BPDP-KS), serta mengekspor pembiayaan dari Indonesia Eximbank.

Sementara itu Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sedang melakukan tes atas penggunaan B30, yang diharapkan akan selesai pada pertengahan September tahun ini.

Rata-rata B20 dihitung dari distribusi Fatty Acid Methyl Ester (FAME), turunan CPO yang digunakan dalam campuran biodiesel telah mencapai 97,5 persen dari target bulan Januari dan Juli tahun ini 2019

Jumlah FAME yang didistribusikan mencapai 3,49 juta kiloliter pada Juli tahun ini, atau 56 persen dari 6,19 juta kiloliter FAME dari target biodiesel tahun ini dan menghemat hingga US$ 1,7 miliar dengan menekan impor minyak [05]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: