Bupati Bengkayang Menemui Ketua DPD RI Sebagai Respon Mendukung Perencanaan PLTN di Bengkayang

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd. melakukan pertemuan dengan Ketua DPD RI, Dr. Oesman Sapta Oedang (OSO) di Jakarta membahas perencanaan pembangunan PLTN di Kabupaten Bengkayang. (31/09/19)

 

Sebagai respon atas pidato kenegaraan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) pada Sidang Bersama DPD-DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (16/8/2019), Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd. dengan cepat menemui Ketua DPD-RI, Dr. Oesman Sapta Oedang atau sering disapa OSO di Jakarta (31/9/2019). Pertemuan tersebut membicarakan tentang keseriusan Pemerintah Kabupten Bengkayang dalam mendukung proyek strategis nasional pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kabupaten Bengkayang. Langkah ini dilakukan dalam upaya memastikan apa yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bengkayang agar dapat memfasilitasi segala kebutuhan dalam proses pembangunan PLTN di Bengkayang, baik dari segi materil dan imaterilnya.

”Di lapangan memang sudah ada pro dan kontra, Saya dan kita semua berharap kita sebagai warga Bengkayang dan Kalbar harus punya garansi dari para ahli maupun pakar energi nuklir agar dapat menghilangkan keraguan masyarakat mengenai dampak negatif dari PLTN ini. Kita harus menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap teknologi nuklir dan PLTN ini benar-benar aman dan dapat memberikan manfaat yang luar biasa untuk peningkatan perekonomian daerah kita. Kabupaten Bengkayang harus menjadi wilayah industri” ungkap Gidot.

Alasan utama Pemerintah Kabupaten Bengkayang mendukung penuh perencanaan pembangunan PLTN di Bengkayang adalah untuk meningkatkan ketersediaan energi listrik yang terjamin di Kalimantan Barat secara umum dan Kabupaten Bengkayang secara khusus. Dengan hadirnya PLTN di Kabupaten Bengkayang dapat menambah kapasitas bauran energi listrik di Kalimantan Barat sehingga dapat menopang industri daerah agar dapat mengolah Sumber Daya Alam (SDA) dari bahan mentah menjadi bahan setengah jadi (semi-finishing product).

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd. memberikan respon positif terhadap dukungan Ketua DPD RI, Dr. Oesman Sapta Oedang terkait wacana pembangunan PLTN di Kabupaten Bengkayang. (31/09/19)

“Kalbar sebentar lagi sudah punya pelabuhan bertaraf internasional yang terletak di Pantai Kijing, Kabupaten Mempawah yang lokasinya sangat strategis dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Bengkayang. Kemudian untuk calon tapak PLTN, saya sudah mendapat laporan hasil kajian yang telah dibuat oleh Tim Pengkaji bahwa lokasinya di Pulau Semesak, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan. Lokasi tersebut memang sangat strategis karena jauh dari kawasan padat penduduk dan dekat dengan laut sebagai syarat dasar tapak PLTN. Kita harus ciptakan produk-produk setengah jadi yang bernilai ekspor, jangan hanya bahan mentah karena harga jualnya tidak seberapa, maka dari itu Kalbar harus mandiri energi listrik dengan PLTN agar industri kita bisa berkembang.” pungkas gidot.

Kabupaten Bengkayang memang masih minim industri disebabkan masih defisit energi listrik. Apabila pasokan energi listrik cukup dan bahkan berlebih, maka akan semakin banyak pabrik-pabrik industri yang hadir di Kalbar khususnya Kabupaten Bengkayang. Dengan meningkatkan sektor industri, maka akan tercipta lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar Bengkayang sehingga dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah.

“Saya juga sampaikan bahwa wilayah Kecamatan Sungai Raya, Sungai Raya Kepulauan, Capkala, Monterado, Samalantan dan Lembah Bawang (wilayah calon kabupaten bukit raya kepulauan) akan kita tetapkan menjadi kawasan industri Kalimantan Barat. Ketua DPD-RI sangat mendukung dan meminta kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah serta dukungan seluruh lapisan masyarakat agar pembangunan PLTN ini dapat segera terealisasi. Mari bersama kita wujudkan Kalbar yang maju, adil, dan sejahtera”, tegas Gidot. (Rko)

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: