Inpex dan Shell Kontrak 27 Tahun Lapangan Gas Abadi, Blok Masela

Lapangan Gas Abadi Masela

kabar-energi.com – Pemerintah telah menandatangani amandemen dan perpanjangan kontrak bagi hasil (PSC) Blok Masela kepada perusahaan minyak Jepang, Inpex Corp. dan perusahaan energi Belanda, Shell

Perpanjangan kontrak dengan alokasi waktu tambahan 7 tahun dan perpanjangan 20 tahun untuk Proyek Abadi LNG, sehingga total perpanjangan kontrak 27 tahun.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, mengatakana pada hari Rabu (16/10/2019), bahwa Penandatanganan ini dilakukan di hadapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pada 11 Oktober kemarin.

Penandatanganan ini menandai pelaksanaan perjanjian formal tentang persyaratan PSC yang sebelumnya disepakati dan diumumkan sebagai bagian dari persetujuan Rencana Pengembangan Revisi (POD) Proyek LNG Abadi oleh Pemerintah Indonesia pada Juli 2019.

Dalam rilis resmi Inpex yang dikeluarkan pada bulan Juni bahwa tujuan mereka mentargetkan untuk “meningkatkan ekonomi yang kompetitif, dengan mempertimbangkan prospek produksi jangka panjang”.

Related image
Jokowi membahas Blok Masela, blok kaya minyak dan gas di kawasan Tanimbar, Maluku (Instagram @Jokowi)

Lapangan gas Abadi terletak di Blok Masela, 65 persen di antaranya dikendalikan oleh Inpex, dengan 35 persen sisanya dikuasai oleh Shell. Perusahaan akan mengoperasikan lapangan sampai 2055.

Kedua perusahaan juga berencana untuk membangun pabrik pemrosesan gas alam cair (LNG) di darat dan sistem pipa pendukung. Setelah beroperasi, lapangan diharapkan menghasilkan 10,5 juta ton gas alam setiap tahun, yang mencakup 9,5 juta ton LNG. [05]

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: